— Posted in Berita Terkini, Games, Mobile Games, Technology

Inspirasi Game Tahu Bulat

Kamu pernah dengar kan tentang game Tahu Bulat yang sempat menggemparkan jagad Play Store Indonesia? Iya game yang terinsprasi oleh penjualan tahu bulat ini berhasil memuncaki top chart Play Store Indonesia beberapa waktu lalu.
Sampai saat ini game Tahu Bulat sudah diunduh lebih dari 6,5 juta orang! Lalu, siapa ya sosok di balik game fenomenal ini?

Namanya Eldwin Viriya, jejaka asli Bandung. Eldwin ini sebetulnya sejak kecil bercita-cita jadi dokter dan ia bukanlah sosok yang maniak game. Ia selalu dibatasi main game dan hanya diizinkan main game saat akhir pekan. Itupun dengan batas waktu dan syarat tak ada pekerjaan rumah (PR).

Tapi saat bermain game ia merasa bahagia, senang dan terhibur. Perasaan itulah yang ia bangun bersama perusahaan game miliknya. “Rasa senang dan terhibur itulah yag ingin saya bawa kembali di dalam setiap game karya Own Games,” kata Eldwin.

Saat ia duduk di bangku SMA, cita-cita Eldwin berubah. Ia ingin bekerja di perusahaan entertainment yang menerbitkan karyanya sendiri. Bermodalkan buku-buku panduan yang diperolehnya dari toko buku dan juga ilmu membuat game yang ia pelajari secara otodidak, saat Eldwin duduk di kelas 3 SMA ia telah terhasil membuat gamenya sendiri.

Kala itu ia menggambar dan memprogram sendiri game buatannya. Hal itu cukup menyulitkan ternyata.

“Jadi terasa banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Konsistensi untuk terus berkerja secara teratur dalam jangka waktu yang tidak pendek tanpa kejelasan akan kesuksesan hasil karyanya adalah tantangan utama bagi saya,” katanya.

Lulus dari SMA ia kuliah di jurusan Teknik Informatika Universitas Parahyangan, Bandung. Di sana ia belajar seluk beluk pemrograman yang ia gunakan untuk membuat game. Lulus kuliah, lelaki kelahiran Bandung 17 Agustus 1988, ini mulai melihat industri game sebagai industri yang menjanjikan.

Ia merasa industri game di Indonesia ini lebih mudah ditembus ketimbang bidang lain, seperti komik dan film animasi. Saat itulah ia mulai memutuskan untuk serius menggeluti pekerjaan membuat game.

Mendirikan Own Games
Pada tahun 2011 Eldwin bersama adiknya Jefvin Viriya mulai mendirikan sebuah perusahaan pembuat game bernama Own Games. Bersama perusahaannya ini Eldwin telah menghasilkan 20 jenis game. Game-game yang mereka buat adalah game berbasis smartphone, baik android maupun iOS. Gamenya yang ke-20 tak lain adalah game fenomenal Tahu Bulat.

Awal kariernya sebagai game maker sebetulnya ditentang oleh orangtua. Kala itu bisnis game belum populer. Eldwin memuli bisnisnya ini menggunakan modal pribadi, pemasukan yang ia dapat tidak menentu, itu yang membuat orangtuanya khawatir. Tapi kini Eldwin bisa membuktikan bahwa bisnis ini bukan bisnis sembarangan.

Saat ini game-game yang ia buat berjenis casual game dan simulasi yang bisa dimainkan oleh berbagai kalangan, dengan target pengguna utamanya adalah masyarakat Indonesia. Menurutnya saat ini perkembangan game di Indonesia mulai pesat. Banyak studio pembuat game muncul dan menghasilkan game yang berkualitas.

Tips dari Eldwin
Nah buat kamu yang juga ingin menjadi game maker seperti Eldwin, ia memberikan beberapa tips. Menurut pria yang hobi jalan-jalan ini, game itu tergolong karya seni. Jadi yang terpenting adalah keinginan untuk menciptakan karyanya harus ada dulu. “Setelah ada keinginan, tentukan apakah mau dijadikan hobi atau bisnis. Agar ketika membuat produknya bisa lebih terarah,” ungkap Eldwin.

Jangan pernah menyerah, itu kuncinya. Untuk sampai di titik ini saja Eldwin dan Own Games baru mencapai kesuksesan di game mereka yang ke-20. Jadi kamu tidak boleh menyerah ketika baru beberapa kali mencoba ya


Go on, Add your Voice!

Your email address will not be published. Required fields are marked *